Thursday, 26 March 2026

Pembahasan Per soal : Materi Phlebotomy - Easy Part 1 No 1 - 12

Setelah selesai mengerjakan soal simulasi ujian dengam materi phlebotomy dengan tingkat kesulitan mudah part 1 mari kita bahas satu per satu soal, jawaban dan penjelasanya, pembahasan kami jadikan 2 halaman agar tidak terlalu panjang, nanti setelah soal terakhir kami sediakan PDF soal soal yang telah dibahas, selanutnya mari kita bahas satu satu sebagai berikut :

1. Soal: Jika darah berhenti mengalir saat venipuncture, kemungkinan penyebab utama adalah?

  • Jawaban: Jarum menembus vena
  • Pembahasan: Ketika jarum menembus seluruh dinding vena (transfixing the vein) hingga tertembus, ujung tajam jarum berada di luar pembuluh darah sehingga vakum pada tabung tidak bisa menarik darah. Langkah yang harus dilakukan adalah menarik sedikit jarum ke belakang hingga darah mengalir kembali.

2. Soal: Sampel EDTA digunakan untuk pemeriksaan Hb, namun terjadi clot. Penyebab paling mungkin?

  • Jawaban: Kurang mixing
  • Pembahasan: EDTA adalah antikoagulan yang bekerja dengan mengikat kalsium. Jika tabung tidak segera dihomogenisasi (diinversi/di bolak balik 8-10 kali) setelah darah masuk, maka EDTA tidak tercampur sempurna dengan darah akibatnya proses pembekuan alami akan tetap terjadi meskipun ada EDTA di dalamnya.

3. Soal: Hasil glukosa pasien lebih rendah dari kondisi klinis, kemungkinan kesalahan?

  • Jawaban: Sampel tidak diproses cepat
  • Pembahasan: Sel darah merah yang masih hidup di dalam tabung akan terus mengonsumsi glukosa (proses glikolisis) jika serum/plasma tidak segera dipisahkan. Hal ini menyebabkan kadar glukosa turun sekitar 7-10% per jam pada suhu ruang.

4. Soal: Pasien tidak puasa, trigliserida meningkat. Ini termasuk kesalahan?

  • Jawaban: Preanalitik
  • Pembahasan: Tahap preanalitik mencakup segala sesuatu sebelum sampel diperiksa mesin, termasuk persiapan pasien (puasa). Trigliserida sangat dipengaruhi oleh asupan lemak terakhir, sehingga tidak berpuasa akan memberikan hasil false high (tinggi semu).

5. Soal: Pasien infus, darah diambil dari sisi yang sama. Dampaknya?

  • Jawaban: Terkontaminasi cairan infus
  • Pembahasan: Darah akan tercampur dengan cairan infus (seperti NaCl atau Dextrose), yang mengakibatkan hasil pemeriksaan menjadi encer (hemodilusi) atau terjadi peningkatan zat yang terkandung dalam cairan infus tersebut secara ekstrem.

6. Soal: Sampel disimpan suhu tidak sesuai menyebabkan?

  • Jawaban: Degradasi analit
  • Pembahasan: Analit (zat yang diperiksa) seperti enzim, hormon, atau gas darah bersifat sangat sensitif terhadap suhu. Suhu yang tidak sesuai akan merusak struktur kimia zat tersebut sehingga tidak lagi terbaca secara akurat oleh alat.

7. Soal: Penggunaan tabung salah menyebabkan?

  • Jawaban: Kesalahan hasil
  • Pembahasan: Setiap tabung memiliki zat additive khusus. Jika salah tabung (misal: elektrolit diambil di tabung EDTA), maka kalium akan meningkat drastis (karena EDTA mengandung Kalium) dan kalsium akan turun (karena diikat oleh EDTA).

8. Soal: Pengambilan darah terlalu cepat menyebabkan?

  • Jawaban: Hemolisis
  • Pembahasan: Menarik darah terlalu cepat menggunakan spuit menciptakan tekanan negatif yang besar, menyebabkan sel darah merah berbenturan keras dan pecah (hemolisis).

9. Soal: Jika pasien pingsan saat venipuncture, tindakan awal?

  • Jawaban: Baringkan pasien
  • Pembahasan: Prioritas utama adalah keselamatan pasien. Segera hentikan pengambilan darah, cabut jarum, dan baringkan pasien dengan posisi kaki lebih tinggi (Trendelenburg) untuk meningkatkan aliran darah ke otak.

10. Soal: Kontaminasi alkohol menyebabkan hasil?

  • Jawaban: Tidak kering sebelum tusuk
  • Pembahasan: Jika alkohol belum kering saat penusukan, sisa cairan alkohol dapat masuk ke dalam aliran darah atau menempel di ujung jarum, yang memicu pecahnya sel darah merah (hemolisis) dan rasa perih luar biasa pada pasien.

11. Soal: Sampel koagulasi harus segera diproses karena?

  • Jawaban: Faktor koagulasi labil
  • Pembahasan: Faktor pembekuan darah (seperti Faktor V dan VIII) sangat cepat rusak (labil) di luar tubuh manusia. Jika tidak segera diproses, hasil pemeriksaan pembekuan darah (PT/APTT) menjadi tidak valid.

12. Soal: Label sampel tertukar termasuk kesalahan?

  • Jawaban: Preanalitik
  • Pembahasan: Identifikasi pasien dan pemberian label adalah tanggung jawab flebotomis di lapangan. Kesalahan ini terjadi sebelum sampel masuk ke tahap analisis (mesin), sehingga digolongkan sebagai kesalahan preanalitik yang fatal.

0 comments:

Post a Comment